Dukungan Ivan Gunawan Mengenai Anak Raffi Ahmad Yang di Hina Oleh Haters

Dukungan Ivan Gunawan Mengenai Anak Raffi Ahmad Yang di Hina Oleh Haters

Dukungan Ivan Gunawan Mengenai Anak Raffi Ahmad Yang di Hina Oleh Haters

Dunia selebritas tidak luput dari sorotan publik dan juga komentar para netizen. Kabar terbaru dari presenter Raffi Ahmad yang mengatakan bahwa anaknya Rafathar di hina oleh haters.

Rafathar Malik Ahmad yang merupakan pasangan dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dihina oleh Haters yang menyebutkan bahwa dia adalah anak haram.

Kata-kata yang sangat tidak pantas di ucapkan sebagai penggemar atau haters dengan keterangan di foto “siapa mau anak haram pembawa sial hubungi bapaknya raffi ahmad harganya cuma 1,9 juta raffi udah bosen ama anak ini”.

Tak lama berselang mengenai penghinaan tersebut, manajemen Raffi Ahmad, Fadly Midun, mengabarkan bahwa timnya sudah menemukan data dari haters tersebut.

Banyak masyarakat yang mendukung pula agar Raffi Ahmad memperkarakan hal tersebut. Tak hanya para warganet, sahabat Raffi Ahmad, yaitu Ivan Gunawan, pun ikut angkat bicara.

“Kalau ada artis yang menindak tegas haters, enggak masalah. Menurut saya karena social media sudah semakin mudah dijangkau, tinggal punya handphone, punya email bisa. Tapi yang enggak mereka punya adalah bagaimana bermain social media dengan baik,” kata Ivan Gunawan saat ditemui di Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018).

Ivan Gunawan juga menganggap bahwa para haters cenderung menjadi provokator. Oleh sebab itu ha tersebut tentu harus segera di tindaklanjuti.

“Kadang komentarnya tidak dipikir, statement memprovokasi suatu keadaan, harus ditindaklanjuti. Karena sekarang sudah enggak zaman orang iseng. Orang enggak akan kebal hukum juga,” ujar Ivan Gunawan.

Soal kasus Raffi Ahmad, Ivan Gunawan menganggap wajar apabila Raffi Ahmad dan timnya melaporkan haters ke jalur hukum. Pasalnya, beberapa artis lain juga pernah melakukannya.

“Karena kalau Raffi mengambil tindak tegas itu bagus juga. Di mana Ruben pernah melakukannya. Supaya masyarakat jera dan bisa bertanggung jawab atas apa yang mereka lihat,” ia menandaskan.